Program Aksara Tingkatkan Literasi dan Numerasi SMA–SMK Ring 1 PAMA INDO

KUTAI TIMUR — Upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Ring 1 PAMA INDO terus diperkuat melalui pelaksanaan Program Pendidikan Aksara (Aksi Literasi dan Numerasi) yang menyasar sekolah menengah atas dan kejuruan binaan. Program ini telah berjalan sejak November 2025 dan masih berlangsung hingga saat ini, dengan fokus pada penguatan kompetensi literasi, numerasi, serta kesiapan siswa menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Empat sekolah yang terlibat dalam Program Aksara ini yakni SMA Negeri 2 Marangkayu, MA Asyadiah Marangkayu, SMK Kutim Cemerlang, dan SMA Negeri 1 Teluk Pandan. Seluruh sekolah tersebut merupakan sekolah binaan di wilayah Ring 1 operasional PT PAMA INDO.

Capaian utama Program Aksara adalah penguatan dan peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa/i SMA SMK Ring 1 PAMA INDO. PAMA INDO berkerjasama dengan PIS (Pionir Inspirasi Sukses) yang terdiri dari beberapa Dosen Universitas Mulawarman.
Selain itu, terdapat rangkaian kegiatan “Inspirasi Jalan Masa Depan” yang dirancang untuk membuka wawasan siswa terkait perencanaan karier dan kewirausahaan. Kegiatan ini mencakup materi proses rekrutmen sumber daya manusia yang disampaikan oleh tim Human Capital (HC), serta pengenalan kewirausahaan melalui Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB).

Baca Juga:   Tuntutan KTHBW Terhadap Indexim Salah Alamat, Harusnya ke SBA

“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa memiliki gambaran yang lebih jelas tentang pilihan masa depan mereka, baik untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun berwirausaha,” ujar perwakilan tim CSR PAMA INDO.

Selain menyasar peserta didik, Program Aksara juga memberikan perhatian pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan pimpinan sekolah. Sejumlah pelatihan telah dilaksanakan secara daring, antara lain pelatihan manajerial bagi kepala sekolah, pelatihan pedagogi guru, peningkatan literasi dan numerasi, serta pendalaman pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai alat evaluasi mutu pembelajaran.

“Kami berupaya menghadirkan pendekatan yang komprehensif, menggabungkan perspektif akademis dan kebutuhan praktis di lapangan, agar peningkatan literasi dan numerasi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Viola.

Memasuki tahap lanjutan, Program Aksara juga memfokuskan perhatian pada pemahaman aspek psikologis siswa sebagai bagian penting dalam proses belajar. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu guru memahami karakter, kebutuhan, serta tantangan belajar peserta didik secara lebih mendalam.

“Pemahaman psikologis siswa sangat penting agar proses pembelajaran tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kondisi dan potensi masing-masing peserta didik,” ujar Viola.

Baca Juga:   Api Lahap Bangunan Kosong di Sangatta Utara, Dua Motor Berhasil Diselamatkan

Selain kegiatan daring, Program Aksara turut dilengkapi dengan kegiatan luring sebagai tindak lanjut dari materi yang telah diberikan secara online. Kegiatan tatap muka ini dihadiri oleh masing-masing kepala sekolah serta tiga perwakilan guru dari setiap sekolah, sehingga implementasi program dapat berjalan lebih efektif di tingkat satuan pendidikan.

Program Aksara digagas sebagai respons atas hasil Rapor Pendidikan yang menunjukkan bahwa capaian literasi dan numerasi siswa SMA dan SMK di wilayah Ring 1 PAMA INDO masih berada pada kategori perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya penguatan kemampuan peserta didik dalam memahami informasi, mengolah data, serta menerapkan konsep dasar matematika secara optimal dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

“Peningkatan literasi dan numerasi bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk dunia industri. Program Aksara adalah bentuk kontribusi nyata kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Ring 1,” ujar Bapak Yasser Pramana, CSR Dept Head.

Melalui Program Aksara, peningkatan literasi dan numerasi diharapkan dapat memperkuat kesiapan siswa menghadapi tantangan masa depan sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Ring 1 PAMA INDO. (*)

Baca Juga:   Sampah Bisa Jadi Berkah: Kutim Intip Jurus Banyumas Kelola Limbah

Editor: Agus S