SANGATTA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur, berlangsung dengan penuh antusias pada Selasa (11/2/2025).
Dalam kegiatan ini, masyarakat mengusulkan berbagai program pembangunan yang dianggap penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan, salah satunya adalah permintaan untuk membangun pos pemadam kebakaran di wilayah tersebut.
Sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan kecamatan, dan unsur pemerintahan hadir dalam forum yang membahas kebutuhan dan harapan masyarakat. Salah satu usulan yang paling banyak disoroti adalah kebutuhan mendesak akan pos pemadam kebakaran.
Warga menilai keberadaan pos tersebut sangat penting mengingat tingginya risiko kebakaran di daerah tersebut, terutama saat musim kemarau. Kejadian kebakaran yang baru-baru ini menghanguskan 80 rumah menjadi alasan utama mengapa permintaan ini begitu mendesak.
“Kami sering mengalami kebakaran, baik di permukiman maupun lahan kosong. Namun, akses pemadam kebakaran masih jauh sehingga penanganannya sering terlambat. Kami berharap ada pos pemadam yang lebih dekat agar responsnya bisa lebih cepat,” ujar Harisman salah satu warga yang mengikuti Musrenbang di kecamatan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Batu Ampar, Suriansyah mengatakan usulan pembangunan pos pemadam kebakaran sudah sering dimasukkan dalam usulan musrenbang. Usulan ini akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah.
“Kami mencatat semua aspirasi masyarakat dan berharap pos damkar dapat terbangun pada tahun ini, mengingat keberadaan pos pemadam kebakaran memiliki peranan penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” ujar Suriansyah.
Pihak Kecamatan Batu Ampar juga telah menyiapkan lahan untuk membangun pos damkar, salah satunya dengan memanfaatkan bangunan bekas puskesmas lama yang memiliki ukuran cukup luas. Namun, kendala utama yang masih perlu diselesaikan adalah kekurangan personel yang harus siap standby di pos tersebut.
Selain permintaan pembangunan pos pemadam kebakaran, Musrenbang Kecamatan Batu Ampar kali ini juga membahas berbagai program prioritas lainnya, seperti perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, serta pembangunan sarana pendidikan. Pemerintah kecamatan berharap seluruh usulan dapat diakomodasi dalam rencana pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Musrenbang ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung kepada pemerintah.
“Dengan adanya dialog terbuka, diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
Pewarta : Ramlah Effendy
Editor : Nicha R