Usai Kibarkan Merah Putih, Paskibraka Kutim Diganjar “Jalan-jalan” ke Bali

SANGATTA – Usai menunaikan tugas sakral mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kutai Timur (Kutim) mendapat hadiah istimewa berupa anjangsana ke Pulau Bali.

Rombongan yang terdiri dari puluhan anggota Paskibraka beserta pembina berangkat dengan penuh semangat. Mereka tidak lagi sekadar berdiri tegak di lapangan upacara, tetapi kini tampil sebagai keluarga besar yang merayakan keberhasilan bersama.

“Anjangsana ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan disiplin anak-anak kita yang telah mengemban tugas mulia. Tahun lalu kita ke Yogyakarta, tahun ini giliran Bali agar mereka bisa melihat sisi lain dari kekayaan budaya bangsa,” ujar Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Badan Kesbangpol Kutim, Hapiah kepada Media Kaltim.

Selama 4 hari, pada 18–21 Agustus 2025, rombongan Paskibraka Kutim menjalani agenda padat yang memadukan rekreasi, edukasi, dan pembelajaran kebangsaan.

Bagi para anggota Paskibraka, anjangsana ini menjadi pengalaman berharga setelah melewati latihan keras dan disiplin ketat menjelang 17 Agustus.

Baca Juga:   DPPKB Kutim Luncurkan Tiga Fasilitas Baru untuk Edukasi dan Penurunan Stunting

“Senang sekali bisa ikut ke Bali. Selain jalan-jalan, kami juga belajar banyak tentang budaya dan adat masyarakat di sini. Rasanya bangga bisa menjadi bagian dari Paskibraka,” ungkap salah satu anggota dengan senyum lebar.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi generasi muda Kutai Timur. Menjadi Paskibraka bukan hanya soal berdiri tegak mengibarkan bendera, tetapi juga tentang mengasah mental, memperluas wawasan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Tahun depan, program anjangsana ini direncanakan berlanjut dengan destinasi berbeda, sebagai upaya berkesinambungan dalam membina generasi penerus bangsa.

Penulis: Ramlah
Editor: Nicha R