SANGATTA — Pemerintah Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan secara berkesinambungan. Salah satu langkah strategis yang terus diprioritaskan adalah penerapan sistem multi years (tahun jamak) dalam sejumlah proyek besar di daerah.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, memastikan bahwa proyek multi years akan tetap menjadi prioritas utama Pemkab Kutim pada tahun anggaran mendatang. Menurutnya, sistem tersebut terbukti efektif dalam mempercepat realisasi program strategis yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun.
“Multi Years tahun depan tetap bisa, tetap ada,” ujar Mahyunadi.
Ia menjelaskan, sistem multi years tidak selalu bergantung pada besar kecilnya anggaran, tetapi lebih pada kebutuhan waktu pelaksanaan proyek. Banyak kegiatan pembangunan yang tidak mungkin diselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran.
“MY itu tidak mesti besar kecil anggarannya. Ada proyek yang memang tidak bisa dilaksanakan hanya setahun,” paparnya.
Mahyunadi menambahkan, penggunaan sistem tahun jamak memberikan sejumlah keuntungan bagi pemerintah daerah, terutama dari sisi efisiensi. Melalui mekanisme kontrak jangka panjang, proses lelang cukup dilakukan sekali untuk keseluruhan masa pengerjaan proyek.
“Kalau satu jalan dilaksanakan setiap tahun, ya berarti tiap tahun lelang. Tapi kalau satu kali lelang untuk tiga tahun, itu yang disebut multi years,” paparnya.
Selain efisiensi administrasi, sistem ini juga diyakini dapat menjaga kualitas hasil pembangunan. Dengan waktu pelaksanaan yang lebih panjang, kontraktor memiliki ruang yang cukup untuk memastikan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
“Ini bukan soal besar kecil dana, tapi soal efektivitas kerja. Kita ingin semua proyek berjalan lancar tanpa hambatan administrasi tiap tahun,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mahyunadi mengungkapkan bahwa proyek-proyek multi years yang dilanjutkan tahun depan tetap difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti peningkatan dan pembangunan jalan penghubung antar kecamatan. Sektor ini, menurutnya, memiliki dampak langsung terhadap peningkatan konektivitas, ekonomi daerah, dan kesejahteraan masyarakat.
“Semua program 2026 sudah mulai jalan. Tinggal gemuk kurusnya saja yang kita sesuaikan,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Kutim menegaskan keseriusannya dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Sistem multi years bukan hanya strategi teknis, tetapi wujud nyata dari visi Pemkab Kutim untuk membangun daerah secara terarah, efisien, dan berkesinambungan demi terwujudnya Kutim Maju, Mandiri, dan Sejahtera.
Penulis : Ramlah
Editor: Nicha R


