258 Atlet Pelajar Ramaikan Kejuaraan Renang Sprint Race III Kutim

SANGATTA — Sebanyak 258 atlet pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kutai Timur (Kutim) ambil bagian dalam Kejuaraan Renang Sprint Race III Antar Pelajar yang digelar oleh Akuatik Indonesia Kutim di Kolam Renang Town Hall Sangatta, Sabtu–Minggu atau 13-14 Desember 2025.

Ratusan atlet tersebut datang dari berbagai sekolah dan klub renang di Kutim, mulai dari jenjang PAUD dan TK hingga SMA/SMK, untuk berkompetisi dalam 74 nomor perlombaan yang terbagi ke dalam 38 kategori putra dan putri. Kejuaraan ini menjadi ajang uji kemampuan sekaligus pembinaan atlet usia dini di cabang olahraga renang.

Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, yang hadir mewakili Bupati Kutai Timur. Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga renang, termasuk rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional di kawasan Stadion Kudungga.

“InsyaAllah, tahun depan atlet-atlet kita sudah bisa berlatih dan bertanding di kolam renang Stadion Kudungga. Ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet secara berkelanjutan,” ujar Basuki.

Baca Juga:   TMMD Sasar Desa Suka Rahmat, TNI Bangun Jalan hingga Atasi Stunting

Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana untuk mengukur hasil latihan para pelajar serta menjaring bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kutai Timur di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, Ketua Akuatik Indonesia Kutim, H. Reza Pahlevi, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta pada Sprint Race III tahun ini. Menurutnya, jumlah atlet yang terus meningkat menunjukkan minat masyarakat terhadap olahraga renang di Kutim semakin berkembang.

“Kejuaraan ini menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet jangka panjang. Dari sini kita bisa melihat potensi atlet muda Kutim ke depan,” kata Reza Pahlevi yang akrab disapa H. Levi.

Selama pelaksanaan, para atlet pelajar menunjukkan semangat dan sportivitas tinggi, disaksikan langsung oleh orang tua, pelatih, dan pengurus cabang olahraga. Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet renang berprestasi sekaligus memperkuat ekosistem olahraga akuatik di Kutai Timur.

Penulis: Ramlah
Editor: Nicha R