Aliansi CGC Geruduk DPRD Kutim, Tuntut Perbaikan Infrastruktur hingga Lingkungan

SANGATTA – Aksi demonstrasi di Kutai Timur (Kutim) memasuki hari ketiga. Selasa (2/9/2025), giliran massa dari Aliansi Civil Guard Civil (CGC) yang mendatangi Kantor DPRD Kutim dengan membawa sederet tuntutan yang dianggap mendesak untuk segera diselesaikan pemerintah daerah.

Dalam orasinya, Koordinator CGC, Zambohari, menegaskan aksi ini lahir dari keresahan masyarakat yang sudah lama terabaikan. Ia menyoroti jalan rusak di Busang dan Long Mesangat yang tak kunjung diperbaiki, serta kendaraan besar milik perusahaan yang kerap masuk ke dalam kota di luar aturan jam operasional hingga menimbulkan kemacetan bahkan merenggut korban jiwa.

“Jalan rusak tak pernah disentuh, kendaraan besar seenaknya masuk kota, proyek pembangunan banyak yang mangkrak. Sampai kapan rakyat dibiarkan menderita?” teriak Zambohari di hadapan massa.

Ia juga menyinggung maraknya parkir liar yang meresahkan masyarakat, kegiatan dinas yang dianggap hanya seremonial, kasus pelecehan seksual yang butuh perhatian serius, serta pencemaran lingkungan yang kian parah.

“Kami tidak butuh janji-janji lagi, yang kami butuhkan adalah tindakan nyata,” tambahnya.

Baca Juga:   Jelang Lebaran, Dishub Kutim Periksa Kelayakan Kendaraan Angkutan Umum

Bahkan, di hadapan pejabat yang hadir, Zambohari mengingatkan agar mereka tak melupakan tanggung jawab moral dan agama.

Ia mengutip ayat Al-Qur’an: “Faman ya‘mal mithqāla dharratin khayran yarah, wa man ya‘mal mithqāla dharratin sharran yarah”.

“Artinya, sekecil apa pun perbuatan, baik atau buruk, pasti akan dibalas. Ingat itu, wahai para pemimpin,” serunya lantang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kutim Jimmi, didampingi Wakil Ketua II dan sejumlah anggota dewan, menyampaikan apresiasi.

“Saya ucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang disampaikan. Semua aspirasi akan kami tampung dan pelajari. Ini adalah bentuk partisipasi yang sangat membangun,” ujarnya.

Jimmi menegaskan, seluruh tuntutan CGC akan ditindaklanjuti melalui partai dan disuarakan hingga ke tingkat pusat agar mendapat perhatian lebih luas.

Penulis: Ramlah
Editor: Nicha R