BONTANG – Kebakaran lahan terjadi di RT 17 Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, tepatnya di kawasan dekat Simpang Empat Bukit Kusnodo, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 18.30 Wita. Peristiwa tersebut diduga dipicu kondisi lahan yang mengering akibat musim kemarau.
Api menghanguskan sekitar satu hektare lahan milik warga sebelum akhirnya berhasil dicegah agar tidak meluas ke area lainnya.
Pemilik lahan, Guntur, mengatakan saat pertama kali mengetahui kejadian, kobaran api sudah dalam kondisi besar. Bersama warga, ia berupaya mencegah api meluas dengan membabat rumput dan semak di sekitar lokasi.
“Pas azan kami lihat api sudah besar. Sebagian lahan akhirnya bisa diamankan karena kami membabat rumput di sekitarnya sehingga api tidak menjalar,” ujarnya.
Ia mengaku lahan tersebut telah ditanami berbagai tanaman produktif, di antaranya pohon durian dan jagung yang beberapa bulan terakhir mulai dibudidayakan.
Petugas pemadam kebakaran dari Pos Loktuan turut mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kobaran api tidak mengancam permukiman warga.
Petugas Damkar Pos Loktuan, Sulkifli, menjelaskan pihaknya melakukan asesmen awal karena penanganan kebakaran lahan merupakan kewenangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kami cek lokasi karena khawatir api merembet ke rumah warga. Saat ini kami membantu warga membabat rumput agar api tidak meluas,” jelasnya.
Setelah api berhasil dikendalikan, BPBD diharapkan segera melakukan proses pendinginan karena masih terdapat bara api di sejumlah titik.
“Kalau tidak segera disiram, kami khawatir saat ada angin bara api bisa menyala kembali karena kondisi lahan sangat kering,” pungkasnya.
Pewarta: Syakurah
Editor: Agus S.


