spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kutim Terus Aktif Lewat Germas, Ajak Pola Hidup Sehat

SANGATTA – Pola hidup sehat menjadi keniscayaan yang harus dilakukan oleh warga Kutim agar tetap bugar. Hal inilah yang ditegaskan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman agar masyarakat Kutim terus melaju bagaimana menerapkan pola hidup sehat.

“Caranya seperti makan buah setiap hari yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan juga menyempatkan waktu selama 30 menit untuk berolahraga,” ucapnya saat membuka kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar di halaman BPU Sangatta Utara, Minggu (18/6/2023) pagi.

Kemudian, sambung Ardiansyah, tak boleh lupa juga menyempatkan waktu selama 30 menit untuk berolahraga. Seperti melakukan aktivitas fisik sehingga mengeluarkan keringat dan sebagainya.

“Kegiatan ini ditetapkan pemerintah sudah menjadi gerakan, maka dari itu setiap institusi salah satunya kecamatan Sangatta Utara melakukan gerakan ini secara masal” ungkapnya.

Tidak lupa, Ardiansyah Sulaiman juga mengucapkan syukur karena telah melakukan kegiatan Germas tersebut. Diawali dengan senam, pemeriksaan kesehatan dan sebelumnya makan buah juga.

“Semoga gerakan ini menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari di setiap individunya,” harapnya

Baca Juga:   Gandeng BPBD Kaltim, Kutim Gelar Bimtek Jitupasna dan R3PB

Selain itu, ia membeberkan angka harapan hidup di Kaltim meningkat sedikit, dari tahun 2020 sebesar 74,33 persen lalu tahun 2021 meningkat 74,61 persen dan tahun 2022 turun menjadi 74,62 persen. Sedangkan Kutim, angka harapan hidup juga meningkat, dimana di tahun 2020 73,17 persen, tahun 2021 73,46 persen dan tahun 2022 73,47 persen. Jadi Kutim menempati posisi keempat setelah Kabupaten Paser, Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Kartanegara (Kukar). Angka harapan hidup di Kaltim juga melebihi angka harapan hidup nasional, yakni 71,57 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) (Kutim) dr Bahrani Hasanal berharap Germas bisa menjadi budaya oleh seluruh masyarakat. Sebab, dengan  membiasa pola hidup sehat ini, harapannya usia manusia bisa menjadi lebih panjang dengan derajat kesehatan yang tinggi.

“Jadi percuma kalau umur panjang tapi di kursi roda, dengan berbagai penyakit yang dialami. Maka kita harus membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Kita harapkan, kita bisa berumur panjang dengan derajat kesehatan hidup yang baik,” ucapnya.

Baca Juga:   Puncak HKG PKK ke-51, PKK Kutim Siap Dukung Program Pusat

Ia menyebutkan ada beberapa tindakan atau perilaku dalam Germas di antaranya melakukan aktivitas fisik (berolahraga) secara teratur, budayakan makan buah dan sayur, kemudian tidak merokok dan minum-minuman beralkohol, selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, menjaga keberhasilan lingkungan serta menggunakan jamban sehat.(Rkt1/Adv)

Most Popular