Longsor Telan Inova di Jalur Bengalon–Kaliorang, Polisi Lakukan Olah TKP

SANGATTA — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Poros Bengalon–Kaliorang, tepatnya di Sekurau Atas, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, sekitar pukul 05.00 Wita. Sebuah mobil Toyota Inova Venturer bernopol F-1171-YG terperosok ke area longsor sedalam tiga meter setelah pengemudi hilang kendali.

Pengendara bernama Wahyudi, warga Bengalon, mengalami luka lecet pada bagian kaki dan langsung mendapatkan penanganan di lokasi. Mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari kaca depan pecah, bagian atap depan penyok, kaca belakang rusak, hingga baret-baret pada sejumlah sisi kendaraan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat kombinasi berbagai faktor seperti kondisi jalan yang longsor, tikungan gelap, minim penerangan, cuaca gerimis, serta dugaan kurangnya fokus pengemudi sehingga tidak melihat tanda-tanda kerusakan jalan.

Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dan menuju lokasi untuk memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Begitu menerima informasi, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata korban, serta memastikan lokasi tidak menimbulkan kecelakaan lanjutan. Saat ini kendaraan masih dalam proses evakuasi,” jelasnya, Minggu (16/11/2025).

Baca Juga:   Bertabur Hadiah, Ribuan Masyarakat Antusias Ikut Jalan Sehat HUT ke-25 Kutim

Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat melintas, terutama di titik-titik rawan longsor.

“Kondisi jalan di beberapa titik masih rawan longsor. Pengguna jalan kami imbau menjaga kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menambahkan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas, terutama pada jalur yang memiliki riwayat kerawanan.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, apalagi di jalur yang memiliki riwayat longsor. Kecelakaan seperti ini sebenarnya bisa dicegah jika pengemudi berhati-hati dan patuh rambu,” tegasnya.

Polres Kutim juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi jalan tetap dipantau dan pemasangan tanda peringatan dilakukan bila diperlukan.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Polisi mengingatkan warga tetap waspada saat melintasi kawasan tersebut.

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S