Sangatta dalam Lensa Naomi, Vlog 5 Menit yang Mengubah Segalanya

SANGATTA – Dengan kamera sederhana dan suara narasi yang mengalun lembut, Naomi Sachie berhasil mencuri perhatian publik Kutai Timur. Dalam lomba “Explore Potensi Desa Kutim 2025”, selebgram asal Sangatta Selatan ini menyulap vlog berdurasi lima menit menjadi karya yang menggugah. Hasilnya: juara pertama dan tepuk tangan dari pejabat hingga masyarakat akar rumput.

Video berjudul “Serpihan Surga Tersembunyi” itu bukan sekadar konten visual. Naomi menyorot keindahan pantai Sangkimah di Teluk Kabba yang belum banyak dikenal, menampilkan pasar tradisional yang menjadi denyut ekonomi lokal, hingga menyuarakan pentingnya keseimbangan antara alam dan pembangunan. Tanpa efek sinematik berlebihan, justru vlog itu memikat karena tulus dan autentik.

Naomi tak hanya unggul dalam produksi konten. Ia juga mempresentasikan visinya langsung di hadapan Bupati, Wakil Bupati, dan para pejabat daerah. Dengan penuh semangat, ia menyuarakan mimpi agar potensi wisata dan ekonomi Sangatta Selatan mendapat dukungan nyata dari pemerintah.

“Sangatta Selatan punya kekayaan alam luar biasa yang belum terekspos. Saya ingin desa ini tidak hanya dikenal, tapi juga dilestarikan dan diberdayakan,” ujar Naomi, Kamis (22/5/2025), saat diwawancarai Media Kaltim.

BACA JUGA :  ARMY Unggul di TPS 088 Sangatta Utara, Peroleh 216 Suara

Naomi bukan nama baru di Kutim. Sejak usia muda, ia dikenal sebagai model otomotif, DJ, penulis skenario, hingga aktris iklan. Kini di usia 20-an, ia juga menjalankan berbagai usaha seperti roti viral, minuman kekinian, rental PS, hingga produk herbal. Aktivitasnya sebagai MC di berbagai acara komunitas pun tetap berjalan.

Baca Juga:   Hari Pertama MTQ XVI Kutim Geber 7 Nomor Lomba

“Selama masih diberi badan sehat oleh Tuhan, saya tidak gengsi untuk bekerja keras. Tubuh kecil bukan alasan untuk berhenti bermimpi besar,” tambahnya.

Vlog lima menit itu menjadi lebih dari sekadar video kompetisi. Ia adalah cerita tentang cinta pada kampung halaman, kreativitas tanpa batas, dan peran perempuan muda dalam menginspirasi perubahan dari desa. Naomi membuktikan bahwa suara lokal, jika disampaikan dengan hati, mampu mengetuk pintu perubahan.

Pewarta: Ramlah
Editor: Agus S