Tampil Memukau, Tim Hadroh Polres Kutim Buktikan Polisi Juga Bisa Menggetarkan Hati

SANGATTA – Polisi biasanya identik dengan seragam, peluit, dan pengamanan jalan. Namun, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al-Faruq Bukit Pelangi, Sangatta, Senin (8/9/2025), masyarakat menyaksikan sisi berbeda dari aparat. Tim Hadroh Polres Kutai Timur (Kutim) tampil memukau dengan lantunan sholawat yang merdu dan penuh penghayatan.

Ribuan jemaah yang hadir larut dalam suasana religius. Banyak yang terkejut saat mengetahui bahwa para pengisi selawat tersebut adalah personel kepolisian. Dari balik seragam yang biasanya tegas menjaga keamanan, kali ini mereka memperlihatkan kepiawaian menyentuh hati lewat syair dan irama selawat.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan, kehadiran tim hadroh ini bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, ia menilai penampilan tersebut menjadi sarana Polri membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami ingin Polres Kutim hadir tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan. Lewat selawat, kami juga ingin mempererat ukhuwah dan silaturahmi,” ujarnya.

Fauzan menambahkan, ia berharap tim hadroh ini terus konsisten tampil, tidak hanya di acara besar seperti Maulid Nabi, tetapi juga di momentum keagamaan lain bersama warga.

Baca Juga:   Puluhan Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Pembangunan Kutai Timur, Poniso: Ajang Refleksi

Acara Maulid di Masjid Al-Faruq itu pun berlangsung hangat. Selain selawat, ada tausiyah dari ulama dan doa bersama. Antusiasme masyarakat yang memenuhi masjid hingga ke pelataran menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan masih menjadi ruang penting untuk mempererat kebersamaan.

Dan di tengah lantunan selawat itu, pesan sederhana tersampaikan, polisi bukan hanya bisa menjaga jarak lewat garis pembatas, tetapi juga bisa mendekat lewat syair yang menyentuh hati.

Penulis: Ramlah
Editor: Nicha R