Tiga Tahanan Kabur Dibekuk, Kapolres Kutim Pimpin Langsung Perburuan Sisa Buronan

SANGATTA — Upaya pelarian empat tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Sangkulirang satu per satu berhasil digagalkan aparat. Tim gabungan Polres Kutai Timur kembali membekuk satu tahanan yang sempat kabur, sehingga total tiga dari empat orang kini telah diamankan.

Tahanan ketiga yang berhasil ditangkap yakni Alhafsi alias Hafsi, tersangka kasus narkotika. Ia diringkus pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 20.10 WITA di kawasan perkebunan Jalan Poros 3 Blok 23 PT SKP, Afdeling Fanta. Penangkapan dilakukan setelah aparat melakukan penyisiran intensif di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian.

Sebelumnya, dua tahanan lainnya telah lebih dulu diamankan oleh aparat kepolisian. Dengan penangkapan Alhafsi, kini hanya tersisa satu tahanan yang masih dalam pengejaran.

Ps Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko, membenarkan perkembangan tersebut. Ia menegaskan polisi tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan untuk menghindari proses hukum.

“Benar, Jumat malam tim kembali mengamankan satu tahanan atas nama Alhafsi. Saat ini, dari empat tahanan yang melarikan diri, tiga orang sudah berhasil kami tangkap kembali, yakni Rudi, Ahmad Kadafi, dan Alhafsi,” ujar Wahyu, Sabtu (10/1/2026).

BACA JUGA :  DPRD Kutim Dorong Optimalisasi Pajak Kendaraan Perusahaan Tambang

Sementara itu, satu tahanan lainnya yang masih buron adalah Andi A, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Untuk mengejar tersangka terakhir, Polres Kutim memperketat operasi dengan melibatkan personel Satreskrim, Satintelkam, Polsek Kaliorang, dan Polsek Sangkulirang.

Baca Juga:   SPAM di Telen Tergenang Sebelum Mengalir, Proyek Rp13 Miliar Disorot Dewan

Keseriusan aparat terlihat dari langkah Kapolres Kutim yang turun langsung ke lapangan memimpin tim gabungan dalam perburuan terhadap tahanan terakhir yang masih melarikan diri.

“Satu tersangka atas nama Andi masih dalam proses pencarian. Bapak Kapolres Kutim saat ini memimpin langsung pengejaran di lapangan,” tegas Wahyu.

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S.